Minggu, 13 Mei 2012

Mengenal HTML 5

HTML 5 merupakan standarisasi untuk HTML, XHTML dan HTML DOM (Document Object Model) untuk waktu yang akan datang dimana sedang dalam proses pengembangan. Secara umum fitur-fitur baru pada HTML 5 berbasis pada HTML, CSS, DOM dan JavaScript atau dapat dikatakan HTML 5 adalah perpaduan antara keempat elemen tersebut. Hingga saat ini, browser yang mendukung sebagian besar fitur HTML 5 adalah Opera 10+, Mozilla 4 beta, dan GoogleChrome. Adapun tujuan dari standarisasi yang baru ini adalah :
  • standarisasi baru format struktural dari dokumen web
  • mereduksi penggunaan plugin external saat memuat halaman web (flash dan sebagainya)
  • Penanganan error yang lebih baik
  • More markup to replace scripting
Untuk mencapai tujuan di atas, maka diimplementasikanlah beberapa fitur-fitur utama berikut :
  • Content specific elements untuk mewujudkan struktural web yang baru, lebih rapi serta mendukung keseragaman halaman-halaman web nantinya. Elemen-elemen ini sudah terdefenisi di dalam DOM sehingga dapat diakses melalui CSS dan JavaScript. Adapun elemen-elemen tersebut (sebagai representasi tag) antara lain :
    • article, footer, header, nav, section, dialog, figure, figcaption
  • Video dan audio elements untuk media playback sehingga mengurangi penggunaan plug in external, dalam hal ini media playback sudah disediakan oleh browser. Adapun tag implementasi elemen ini adalah tag <video> dan <audio>
  • Canvas element untuk menggambar dengan bantuan JavaScript, dengan elemen ini membuat suatu tampilan flat yang terdiri atas beberapa lapisan objek (baik gambar maupun shape) dapat diwujudkan. Dalam HTML 5 area canvas didefenisikan sebagai tag <canvas>
  • New form feature yang dapat mengurangi aktivitas scripting dalam hal membuat validasi maupun membuat tampilan masukan untuk entry data tertentu (seperti tampilan kalender untuk masukan data tanggal dan jam). Contoh-contoh fitur tersebut yang direpresentasikan sebagai elemen baru, tipe input baru maupun atribut baru seperti :
    • InputType : calendar, date, time, email, url, search
    • Element (sebagai representasi tag) : datalist, dll
    • Atribut : required,dll
  • Dukungan yang lebih baik untuk local offline storage dimana memiliki performa lebih baik jika dibandingkan dengan cookies seperti kapasitas penyimpanan yang besar dan tidak terbatas (dimana pada cookies terdapat batasan kapasitas data yang dapat disimpan), pengaksesan yang mudah dan kehandalan dari mekanisme penyimpanan.
Selain itu pada HTML 5 terdapat penghilangan markup (tag maupun atribut) karena dirasa tidak dipakai lagi ataupun dipakai tidak sesuai dengan kegunaannya, seperti tag center, font, strike, u, big, frame, frameset, noframes, acronym, longdesc, scope ( pada td), dan sebagainya.

Perkembang Aplikasi Perkantoran

 Aplikasi perangkat lunak perkantoran yang tersedia dan paling populer di pasaran sekarang adalah aplikasi office buatan Microsoft yang terpasang di jutaan komputer di dunia. Microsoft Office merupakan sekumpulan aplikasi perkantoran yang terdiri dari pengolah data (word processor), pengolah angka (spreadsheet), dan presentasi.

Microsoft Office bukan satu-satunya aplikasi digital perkantoran yang tersedia di pasanan. Sebelum Ms Office, terdapat program pengolah kata lainnya yang pernah berkembang seperti WordPerfect, Chi-Writer, dan WordStar, Meskipun program tersebut sekarang sudah hilang. Setelah Microsoft memperkenalkan aplikasi Office yang bekerja di bawah Windows, pernah berkembang juga sistem pengolah kata dari Linux yang termasuk sistem open soure. Namun kualitas sistem tersebut masih kalah di banding Ms Office, sehingga Ms Office tetap mampu bertahan. Pada bulan Agustus 1999, Sun Microsystem menghadirkan aplikasi perkantoran yang di sebut StarOffice yang bisa di gunakan (dengan men-download) oleh siapa saja dan tidak perlu membayar. Namun, status "gratis" StarOffice pun akhirnya punah karena kualitasnya masih kalah dibandingkan Ms.Office. Padahal awalnya kita mengira kalau StarOffice adalah jawaban kelompok opensource dengan sistem operasi Linux yang sangat anti-Microsoft.

Upaya untuk mendobrak dominasi Ms Office dengan segala fitur yang hampir mirip muncul dalam aplikasi berbasis open source yang baru yaitu OpenOffice. OpenOffice berbeda sama sekali dengan StarOffice walaupun di kembangkan berdasarkan kode program yang ada pada StarOffice terdahulu. Perbaikan yang disediakan OpenOffice antara lain kemampuannya untuk membaca semua documen standar Ms Office tanpa tambahan aplikasi yang di kembangkan pihak ketiga. Mereka yang sebelumnya terbiasa dengan Ms Office akan merasa nyaman dengan OpenOffice karena semua perintah dalam aplikasi pengolah kata maupun angka, aplikasi presentasi dan lainnya semuanya sama. Kesamaan ini jelas akan memudahkan bagi mereka yang ingin migrasi dari Ms Office ke OpenOffice. Selain itu, OpenOffice tidak hanya dapat digunakan pada sistem operasi Linux, tetapi juga bisa digunakan di atas platform sistem operasi Windows. Namun, masih ada beberapa persoalan antara kedua program tersebut, seperti dokumen Ms Office yang memiliki password tidak bisa dibuka di OpenOffice. Oleh karena itu, Microsoft Office masih mendominasi pasar hingga saat ini.

Sabtu, 12 Mei 2012

Jenis-Jenis Kamera

 

Ada kalanya rekreasi ketempat-tempat yang jauh tidak lengkap kalau tidak membawa sebuah kamera digital. Saat makan bersama teman-teman. Saat naik ke gunung atau bukit. Ataupun saat pergi kepantai untuk melihat laut. Sangat ganjil kalau tidak berfoto ria bersama-sama untuk mengabadikan momen tersebut. Tapi kamera jenis apa yang cocok untuk dibawa. Ternyata ada jenis-jenis kamera fotografi yang perlu dimengerti terlebih dahulu sebelum asal jepret-jepret.
Jenis-jenis kamera fotografi secara sederhana hanya dibagi kedalam 2 kategori. Kamera-kamera tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Kamera Saku / Digital Pocket Camera
    Kamera saku adalah salah satu dari jenis-jenis kamera fotografi yang mudah dibawa kemana-mana dan menggunakan bentuk penyimpanan data digital dan pengambilan gambar dengan ukuran yang kecil. Hal ini merupakan kegunaan dari kamera tersebut yang didesain sepraktis mungkin dan otomatis. Sesuai dengan namanya, kamera saku mempunyai bentuk dan ukuran yang muat untuk disimpan dalam kantong baju atau celana. Hal-hal diatas adalah salah satu kelebihan pada kamera saku. Tapi yang perlu diketahui untuk kamera saku secara umum yaitu keterbatasan untuk berkreasi secara profesional, dan fungsi foto yang monoton dan sederhana.
    kamera saku
  2. Kamera SLR ( Single Lens Reflex )
    Kamera SLR adalah jenis-jenis kamera fotografi profesional yang masih menggunakan film atau klise sebagai media penangkap gambar manual. Dengan menggunakan lensa fixed atau lensa zoom, kamera SLR dapat menangkap gambar dengan resolusi sangat tinggi dan detail.
    kamera SLR
  3. Kamera Digital SLR
    Ada banyak kelebihan yang dapat dibicarakan jika ingin menggali lebih dalam informasi tentang kamera digital. Berbagai fungsi disediakan untuk mendapatkan gambar foto yang baik dan berkualitas. Kamera digital SLR merupakan kamera untuk kelas profesional yang membutuhkan foto dengan resolusi super tinggi. Berbeda dengan kamera SLR, salah satu dari jenis-jenis kamera fotografi ini mengupgrade sensor penangkap gambar dengan alat elektronik bernama CCD / sensor CCD. Ada pula yang memakai sensor CMOS.
    kamera DSLR

Jenis-jenis Lensa Kamera

Jika berbicara tentang kamera, terdapat suatu alat yang cukup menarik. Alat tersebut adalah lensa, pada sebuah kamera lensa merupakan hal yang paling penting di badan kamera. Memfokuskan sebuah hasil gambar ke alat penangkap sensor cahaya, hanya itu saja fungsi dari lensa. Sederhana, tapi harganya sangat mahal dan menguras kantong cukup dalam. Jenis dan kelebihan setiap kamera lensa juga berbeda. Untuk memperjelas tentang lensa, silahkan lihat beberapa macam jenis lensa berikut:

  1. Lensa Wide
    Lensa ini memiliki ukuran 18mm / 24mm / 28mm pada jarak focal lengthnya. Lensa wide berfungsi untuk mengambil sebuah gambar yang memiliki area yang luas dan sudut padang lebar. Untuk penggemar panorama alam dan pemandangan, biasanya memilih lensa ini sebagai senjata utama para fotografer.
    lensa wide
  2. Lensa Standard
    Lensa ini memiliki ukuran 50mm. Jarak foto tidak terlalu jauh ataupun tidak terlalu pendek. Pas untuk foto yang sering dipakai sehari-hari dalam berbagai keperluan.
    lensa standard
  3. Lensa Telephoto
    Lensa ini memiliki ukuran sekitar 100mm / 200mm / 300mm / 800mm. Fungsi dari kamera lensa ini adalah mengambil gambar dari jarak jauh. Karena jarak dari CCD ke lensa sangat jauh, maka pengambilan gambar dapat jauh sekali. Biasanya digunakan untuk mengambil gambar di gelanggang olah raga, seminar, atau foto alam contoh foto burung.
    lensa tele

 

Perbedaan Adobe Photoshop CS3, CS4 dan CS5






Photoshop CS3 Photoshop CS3 Photoshop CS4 Photoshop CS4 Photoshop CS5 Photoshop CS5
Fitur Dasar :
Additive grain in Adobe Camera Raw •
Automatic lens correction •
Straighten Image tool •
Post-crop vignetting •
Adjustments panel • •
Localized adjustments in Camera Raw plug-in • •
Camera Raw adjustments for TIFF and JPEG • •
Noise removal in Adobe Camera Raw • • •
HDR imaging • • •
Black-and-white conversion • • •
Industry-leading color correction • • •
Maximum creative impact
Truer Edge selection technology •
Color decontamination for selections •
Selection and mask refinement tools •
Content-Aware Fill •
Mixer Brush •
Bristle Tips •
Puppet Warp •
Content-Aware Scaling • •
Fluid canvas rotation • •
Ultra-smooth zoom and pan • •
Extended depth of field • •
Creative content (shapes, styles, swatches, and so on) • • •
Auto-alignment of layers • • •
Auto-blending of images • • •
Quick Selection tool • • •
Productivity boosts
Mobile integration •
Adobe Mini Bridge •
Adobe CS Review, part of Adobe CS Live online services 1,2 •
Paste in place •
64-bit support 3 • •
Multitouch support 4 • •
Custom panels • •
Tabbed interface with self-adjusting panels • • •
Adobe Photoshop Lightroom® integration • • •
Powerful printing options • • •
Broad file format support • • •
Mobile device support • • •
High-resolution web display • • •
Powerful extensibility • • •

Membersihkan virus shortcut win32:ramnit

Membersihkan virus shortcut atau biasanya dikenali oleh antivirus sebagai Ramnit. Virus Ramnit merupakan virus yang cukup terkenal saat ini karena kemampuanya yang cukup membuat pusing pengguna komputer yang terserang virus Ramnit. Virus ini pun dapat menginjeksi ke dalam file .exe seperti hal yang virus sality. Berikut ini beberapa tanda terserang virus Ramnit.
  • Virus akan membuat browser Internet Explorer menampilkan halaman yang berisi penawaran iklan, game, dan terkadang gamabar porno dalam jumlah yang banyak secara terus menerus selama komputer terkoneksi internet.
  • Gejala selanjutnya adalah, icon removable media berubah menjadi icon folder. Setelah itu pengguna tidak dapat mengakses flashdisk tersebut dengan peringatan Access is denied. Dan terakhir muncul pula pesan Compressed (zipped) Folders pada saat mengklik drive tersebut.
  • Muncul banyak file dengan nama file ‘Copy of Shortcut to (1).lnk’ s/d ‘Copy of Shortcut to (4).lnk’ di flashdisk pengguna. File ini digunakan oleh virus untuk menggandakan dirinya ketika dieksekusi pengguna.
  • Salah satu hal yang unik dan membuat virus ini sangat mudah aktif dan sulit dibasmi adalah setiap kali user melakukan klik kanan. Selain menampilkan menu klik kanan, secara tidak langsung pengguna komputer juga telah menjalankan virus ini.
Selain ciri-ciri tersebut, perlu diketahui juga bahwa Ramnit juga memiliki file induk yang sudah dipersiapkan di direktori [%USB Flash%:RECYCLER%nama_acak%.exe]. Virus ini juga akan menjangkit file berekstensi exe, dan setiap file exe yang terinfeksi akan mempunyai ukuran 107KB lebih besar dari ukuran awalnya. Selain itu Ramnit akan menduplikasikan file tersebut di dalam folder yang sama. (sumber: vaksin)
Cara mengatasi Virus Ramnit adalah dengan menggunakan  berbagai Tools dengan nama yang bermacam-macam,s eperti: Ramnit Killler, Ramnit Cleaner, Ramnit Remover, Ramnit Removal.
  • PCMAV Express for Ramnit, Tools ini sudah disediakan oleh PCMAV sebelum diluncurkannya versi PCMAV 5.2 bulan lalu. Silakan download dari sini.
  • Dr. Web Antivirus, antivirus ini memiliki kemampuan untuk membersihkan Ramnit dari file dan komputer yang terjangkit oleh virus ini, selain itu kemampuannya untuk membersihkan virus sality pun sudah tidak disangsikan lagi. Silakan download dari sini http://www.freedrweb.com/cureit/?lng=en sedangkan untuk Dr. Web Live CD silakan download dari sini http://www.freedrweb.com/livecd/?lng=en
Semoga berhasil!

Teknologi GSM, GPRS, EDGE, UMTS, HSDPA/HSUPA, dan HSPA

Pernah anda menggunakan modem GSM? Kalau pernah mungkin anda sudah tidak asing lagi dengan yang namanya GSM, GPRS, EDGE, UMTS, HSDPA/HSUPA, dan HSPA. Teknologi ini juga ditanamkan pada perangkat gadjet/mobile/ponsel versi-versi terbaru.
Ya itulah teknologi yang berkembang dalam jaringan telepon selular sekarang. Tahukah anda perbedaan masing-masing teknologi tersebut? Kalo belum, silahkan simak informasi berikut.
Global System for Mobile Communication disingkat GSM adalah sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital. Teknologi GSM banyak diterapkan pada mobile communication, khususnya telepon genggam. Teknologi ini memanfaatkan gelombang mikro dan pengiriman sinyal yang dibagi berdasarkan waktu, sehingga sinyal informasi yang dikirim akan sampai pada tujuan. GSM dijadikan standar global untuk komunikasi selular sekaligus sebagai teknologi selular yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia. GSM mampu menyalurkan komunikasi suara dan data berkecepatan rendah (9,6 – 14,4 kbps) lalu berkembang menjadi GPRS.
General Packet Radio Service atau disingkat GPRS adalah perkembangan dari teknologi GSM dengan kecepatan komunikasi data sampai 115kbps karena sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW).
Selanjutnya adalah Enhanced Data rates for GSM Evolution atau disingkat EDGE. Sebelumnya pada GPRS menawarkan kecepatan data sebesar 115 kbps, dan secara teori dapat mencapai 160 kbps. Sedangkan pada EDGE kecepatan datanya sbesar 384 kbps, dan secara teori dapat mencapai 473,6 kbps. Secara umum kecepatan EDGE tiga kali lebih besar dari GPRS.
Universal Mobile Telecommunication System atau UMTS dan biasa disebut dengan Wideband Code-division Multiple Access atau WCDMA merupakan teknologi generasi ketiga (3G) untuk GSM. Teknologi ini tidak kompatibel dengan CDMA2000 atau sering disebut juga dengan CDMA saja. Kecepatan WCDMA bisa mencapai 384 kbps dan dimasa akan datang akan meningkat sampai mungkin sekitar 10Mbps. Teknologi ini menggunakan Wideband-AMR (Adaptive Multi-rate) untuk kodifikasi suara (voice codec) sehingga kualitas suara yang didapat menjadi lebih baik dari generasi sebelumnya.
High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) atau High Speed Upload Packet Access (HSUPA), sebenarnya kedua teknologi ini berbeda tetapi kedua teknologi ini selalu satu paket, artinya di mana ada HSDPA di situ ada HSUPA. HSDPA merupakan standar HSPA dengan kemampuan dari sisi kecepatan transfer downlink-nya (dari jaringan ke handset), dimana HSDPA dapat mencapai kecepatan downlink 7.2 Mbps dan secara teori dapat ditinggkatkan sampai kecepatan 14.4 Mbps dengan maksimum uplink 384 kbps. HSDPA selain dapat digunakan oleh handphone tetapi dapat pula digunakan oleh Notebook untuk mengakses data dengan kecepatan tinggi. Sedangkan HSUPA merupakan standar HSPA dengan kemampuan dari sisi kecepatan transfer uplinknya (dari handset ke jaringan), dimana HSUPA dapat mencapai kecepatan uplink secara teori sampai kecepatan 5.76 Mbps, tetapi HSUPA ini tidak implentasikan (dikomersialkan) dan handsetnya tidak dibuat.
Lalu yang terakhir adalah High Speed Packet Access (HSPA) adalah penyatuan dari HSDPA dan HSUPA.
Untuk urusan kecepatan, HSDPA memliki kecepatan yang lebih ketimban EDGE dan GPRS. Hanya saja tidak semua wilayah di Indonesia terjangkau oleh HSDPA. Walaupun jaringan ini tersedia tapi kadang sinyal jangkauanya sangat kecil sehingga perangkat modem/ponsel akan lebih memilih jaringan lainnya yang memiliki sinyal lebih besar.
Tapi anda yang berada di jangkauan sinyal HSDPA sangat kecil bisa menggunakan perangkat tambahan seperti antena yang berfungsi memperkuat daya tangkap sinyal HSDPA.

Mengenal istilah Cold Booting dan Warm Booting


Istilah Cold Booting dan Warm Booting mungkin jarang kita dengar apalagi bagi pengguna yang hanya menghidupkan komputer untuk keperluan kantoran seperti mengetik dan mencetak dokumen. Bagi yang masih belum tau silahkan simak artikel berikut ini.
Cold Booting adalah Cold=Dingin dan Booting=Proses menghidupkan komputer. Jika disatukan maka artinya “proses menghidupkan komputer saat komputer dalam keadaan mati (dingin)”
Warm Booting adalah Warm=Panas dan Booting=Proses menghidupkan komputer Dan disatukan menjadi “Proses penghidupan komputer (kembali) saat komputer dalam keadaan hidup (panas) atau disebut reboot atau restart”.
Jika dlihat dari artinya pun sudah masuk akal. Cold Boot dilakukan ketika komputer mati yang pastinya komputer dalam keadaan dingin. Dan Warm Boot dilakukan ketika komputer hidup yang pastinya juga komputer akan panas ketika dihidupkan.

Untuk kedua istilah Cold Boot dan Warm Boot, mempunyai metode tersendiri dan proses yang sedikit berbeda.
Untuk Cold Boot:

   1. Cara melakukan Cold Boot:
         1. Tancapkan Kabel Power ke stop kontak
         2. Pastikan peralatan komputer (monitor, keyboard, mouse, dll)  terpasang benar.
         3. Pencet tombol power pada casing PC.
   2. Proses yang dialami ketika Cold Boot:
         1. PSU. “Ketika arus listrik dalam keadaan baik, maka PSU (Power Supply) akan mengirimkan sinyal ke chip-chip motherboard bahwa komputer siap dinyalakan.”
         2. BIOS ROOM. “BIOS ROM akan mengluarkan program BOOT, yang kemudian akan dicek dan dilihat oleh Processor untuk tahap selanjutnya/”
         3. Jika ketika proses BOOT terjadi kesalahan maka BIOS akan memberikan kode POST error seperti kode beep atau kode post pada layar. Dan proses akan terhenti sampai masalah terselesaikan.
         4. BIOS pada VGA card akan mengecek keadaan VGA tersebut dan kemudian mengidentifikasinya.
         5. BIOS utama akan mencari hardware-hardware yang menggunakan BIOS.
         6. Start Up. “BIOS akan menampilkan layar start up pada layar monitor.”
         7. Memory BIOS. “BIOS akan menguji keadaan memori (RAM)”
         8. Hardware BIOS. “BIOS akan mencari dan menguji hardware-hardware yang tersambung dengan komputer.”
         9. PnP (Plug and Play) BIOS. “BIOS akan membaca dan konfigurasi hardware atau perangkat PnP (USB Flash Disk, Printer, USB Keyboard, USB Mouse, dll) secara otomatis.”
        10. BIOS Screen Configuration. BIOS akan menampilkan kesimpulan konfigurasi.
        11. BOOT Drive. “Bios akan mencari drive untuk melakukan boot seperti yang diatur pada boot sequence.”
        12. BOOT Record. “Setelah proses pencarian drive selesai, BIOS akan mencari frist boot device dalam urutan yang memiliki MBR (Master Boot Record) dalam Harddrive, Floppy, atau CD Drive.”
        13. Operating System. “BIOS memulai proses boot pada sistem operasi yang ada pada drive.”
        14. Error. “Jika BIOS tidak menemukan BOOT Table Hardware, maka sistem akan berhenti.”

Dan untuk Warm Boot:

   1. Metode-metode melakukan Warm Boot:
         1. Pastikan komputer masuk pada Sistem Operasi. Lakukan lah restart pada komputer anda dengan memilih menu yang ada pada OS.
         2. Ketika komputer belum masuk ke OS, tekan tombol CTRL+ALT+DEL.
         3. Pencet tombol restart yang ada pada casing PC.
   2. Proses yang dialami ketika Warm Boot:
         1. PSU. “Ketika arus listrik dalam keadaan baik, maka PSU (Power Supply) akan mengirimkan sinyal ke chip-chip motherboard bahwa komputer siap dinyalakan.”
         2. BIOS ROOM. “BIOS ROM akan mengluarkan program BOOT, yang kemudian akan dicek dan dilihat oleh Processor untuk tahap selanjutnya/”
         3. Jika ketika proses BOOT terjadi kesalahan maka BIOS akan memberikan kode POST error seperti kode beep atau kode post pada layar. Dan proses akan terhenti sampai masalah terselesaikan.
         4. BIOS pada VGA card akan mengecek keadaan VGA tersebut dan kemudian mengidentifikasinya.
         5. BIOS utama akan mencari hardware-hardware yang menggunakan BIOS.
         6. Start Up. “BIOS akan menampilkan layar start up pada layar monitor.”
         7. Memory BIOS. “BIOS akan menguji keadaan memori (RAM)”
         8. Hardware BIOS. “BIOS akan mencari dan menguji hardware-hardware yang tersambung dengan komputer.”
         9. PnP (Plug and Play) BIOS. “BIOS akan membaca dan konfigurasi hardware atau perangkat PnP (USB Flash Disk, Printer, USB Keyboard, USB Mouse, dll) secara otomatis.”
        10. BIOS Screen Configuration. BIOS akan menampilkan kesimpulan konfigurasi.
        11. BOOT Drive. “Bios akan mencari drive untuk melakukan boot seperti yang diatur pada boot sequence.”
        12. BOOT Record. “Setelah proses pencarian drive selesai, BIOS akan mencari frist boot device dalam urutan yang memiliki MBR (Master Boot Record) dalam Harddrive, Floppy, atau CD Drive.”
        13. Operating System. “BIOS memulai proses boot pada sistem operasi yang ada pada drive.”
        14. Error. “Jika BIOS tidak menemukan BOOT Table Hardware, maka sistem akan berhenti.”

Istilah diatas mungkin seringkali terabaikan "yang penting komputer bisa digunakan", mudahan bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan kita semua.

 :